Categories : Tumbuh Kembang Anak

 

Permainan tradisional merupakan warisan budaya dengan berbagai dampak positif terhadap anak – anak yang memainkan permainan tersebut. Salah satu permainan tradisional yang memiliki dampak positif berupa melatih kepekaan interpersonal anak adalah “bentengan”. Permainan ini berupa 2 kelompok anak yang memiliki benteng masing – masing. Cara memainkan permainan ini adalah dengan memanfaatkan kerja sama dalam satu kelompok untuk bisa menguasai benteng lawan.

Setiap pemain dalam “bentengan” harus erusaha menguasai pertahanan lawan serta mempertahankan benteng kelompok secara bersama – sama. Permainan ini sangat mengandalkan kekompakan dalam satu kelompok dan juga kecepatan serta kelincahan masing – masing anggota kelompok.

Kerja sama yang baik dalam kelompok sangat penting dalam memainkan permainan ini, meskipun si anak sangat lincah dan memiliki kecepatan lari yang sangat cepat ia akan selalu membutuhkan dukungan dengan teman satu kelompoknya untuk merebut benteng lawan dan mempertahankan bentengnya.

Permainan tradisional lainnya yang juga melatih kecerdasan interpersonal adalah permainan “dakon”. Permainan ini dilakukan oleh dua orang yang saling mengisi isian dakon di depannya secara bergiliran. Setiap kali melakukan satu isian dan berakhir di depan lubang dakon lawan, maka dakon lawan akan menjadi miliknya.

Permainan ini melatih anak untuk berlatih jujur jika terakhir mengisi di depan lubang lawannya maka isi dakon lawan tersebut menjadi miliknya. Permainan ini juga melatih anak untuk sabar, baik sabar dalam melihat temannya mengisi tiap lubang secara urut dengan pola berputar satu per satu lubang diisi satu dakon, juga bersabar menunggu giliran.

Permainan “engklek” merupakan salah satu permainan tradisional yang sangat mengandalkan kelincahan serta keseimbangan kaki saat melompat – lompat pada tanah yang diberi kotak – kotak tempat kaki melompat dan berpijak. Permainan yang biasanya dilakukan oleh anak perempuan ini dilakukan secara bergiliran, pada saat anak menunggu gilirannya, maka ia akan menyaksikan temannya beraksi dengan kelincahannya.

Permainan ini melatih kesabaran anak pada saat menunggu dan melihat anak lain unjuk kebolehan di atas kotak. Permainan iniu memiliki berbagai tingkatan level, semakin tinggi level yang dimainkan semakin rumit gerakan yang dilakukan oleh seorang anak.

 

Bagikan Jika dirasa bermanfaat, agar lebih banyak yang tahu info ini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked by *.

%d bloggers like this: